6 Cara Mengatur Uang Bulanan dan Gaji– Biar di Akhir Bulan Kamu Gak Merana Lagi - Situs e-Book Anak Gratis PDF
Ads Here

Sunday, November 18, 2018

6 Cara Mengatur Uang Bulanan dan Gaji– Biar di Akhir Bulan Kamu Gak Merana Lagi

6 Cara Mengatur Uang Bulanan dan Gaji– Biar di Akhir Bulan Kamu Gak Merana Lagi
6 Cara Mengatur Uang Bulanan dan Gaji– Biar di Akhir Bulan Kamu Gak Merana Lagi
Banyak kekeliruan dalam mengatur finansial yang sering dilaksanakan oleh anak muda. Apalagi saat mereka menerima duit gaji tiap bulan. Entah tersebut menghabiskannya guna menggeluti hobi, berfoya-foya dengan teman, maupun melakukan pembelian barang-barang yang diimpikan. Hasilnya, mereka tidak berhasil  menabung sebab uang gaji tidak jarang kali ludes tanpa makna.

Sebelum kekeliruan macam tersebut terjadi, ini 6 trik Daftar Judi Bola Terbaik yang dapat kamu jajaki langsung sesudah menerima duit gaji. Penasaran apa saja? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di sini!

1. Jangan merasa kaya dulu, kepercayaan inilah pemicu utama uangmu tidak jarang kali ludes tanpa makna.


Perasaan merasa kaya lumrah saja muncul setelah anda menerima duit gaji. Bagaimana tidak, di hari biasa kamu berjuang seirit barangkali membelanjakan uang sebab uang di isi kantong pas-pasan. Namun, di hari gajian anda merasa duit yang anda miliki lebih tidak sedikit daripada sebelumnya sehingga anda merasa “kaya”. Padahal, sebetulnya perasaan macam ini dapat membuatmu boros. Kamu yang merasa kaya jadi merasa tidak apa-apa guna membelanjakan duit lebih dari biasanya. Entah tersebut mentrakir teman, santap malam di restaurant mahal, sampai beli dagangan yang kamu mau (padahal sebetulnya gak perlu banget). Mulai kini hilangkan benak macam ini setelah anda menerima duit gaji andai kamu gak inginkan uang gajimu ludes tanpa makna.

2. Langsung potong 15% guna dimasukkan ke dalam tabungan tabungan, ini teknik sederhana supaya anda dipaksa guna menyisihkan uang.


Menabung mesti dijadikan prioritas yang utama. Jangan berprinsip guna menabung andai ada duit sisa, anda harus mengutamakan menyimpan uang di atas segalanya. Ketika anda menerima duit gaji, langsung potong 15% dari dana yang diterima dan masukkan ke dalam tabungan tabungan. Ini merupakan teknik sederhana supaya anda ‘terpaksa’ guna menyisihkan uang.

3. Segera masukkan 20-25% dari gaji guna didepositokan, ini dapat jadi teknik jitu supaya anda gak seenaknya sendiri unik uang.



Selain menyimpan uang 15% dari duit gaji, anda juga dapat mendepositokan 20 sampai 25% duit pendapatan. Beda dengan tabungan tabungan yang dapat kamu ambil seenaknya sendiri, di dalam deposito anda benar-benar dipaksa guna menabung. Uang yang telah disetorkan tidak dapat diambil seenaknya sebab akan terdapat denda yang dibayarkan. Toh, sebelum uangnya anda belanjakan guna hal-hal yang tak terlampau perlu lebih baik disimpan untuk masa mendatang ‘kan?

4. Kesehatan tersebut penting harganya, setorkan 500ribu guna iuran asuransi kesehatan per bulan.


Kesehatan tersebut mahal harganya. Mungkin di umur yang masih muda tidak sedikit anak muda yang abai pada asuransi kesehatan. Padahal sebetulnya mempunyai asuransi kesehatan sejak dini dapat membantu mengamankan situasi finansialmu. Nantinya ketika anda tiba-tiba jatuh sakit, anda tak butuh merepotkan orangtua atau berhutang demi menambal ongkos rumah sakit sebab sudah terdapat pihak asuransi yang mengcover biayanya.

Di samping itu, andai ternyata anda sehat-sehat saja dan tak pernah sakit, duit yang anda setorkan tak bakal hilang kok. Justru dapat terakumulasi dan dapat diambil untuk memadai kebutuhanmu yang lain. Kamu tak perlu fobia terbeban dengan angsuran yang mesti dibayarkan per bulan, kamu dapat kok ambil asuransi dengan ongkos premi yang sangat rendah.

5. Kamu tetap boleh kok senang-senang, asal duit yang diperhitungkan tak lebih dari 15% dari pendapatan.



Senang-senang pasti boleh saja. Namun pasti saja anda harus memutuskan batasannya supaya situasi finansialmu tak besar pasak daripada tiang. Kamu dapat mengganggarkan 15% dari duit gaji yang diterima guna budget senang-senang sekitar sebulan. Entah tersebut nonton film di bioskop, karaoke bareng teman, santap di resto mahal, atau melakukan pembelian barang baju.

Kegiatan senang-senang dapat dijadikan ajang untuk menyerahkan reward pada diri sendiri dan membuatmu kian semangat bekerja. Namun pekerjaan ini pun harus terkontrol sampai-sampai keuanganmu tetap aman.

6. Terakhir, tidak jarang kali sisihkan 10% dari gajimu guna dana terpaksa supaya anda gak kelabakan.


Pengeluaran tak terduga tentu ada tiap bulannya. Entah tersebut untuk melakukan pembelian kado rekan yang ulang tahun, iuran rekan yang sedang sakit, sampai sesepele melakukan pembelian ban motor yang udah gak dapat ditambal lagi. Bagi mengantisipasi agar hal ini tidak memangkas tabungan, kamu dapat kok memperhitungkan 10% dari gajimu. Jika memang dalam bulan ini perkiraan dana terpaksa tak terpakai kamu dapat memakainya di bulan dan begitu seterusnya.

Jadi apa poin-poin di atas telah ada yang anda jadikan kebiasaan? Jika belum, ubah dong mulai gajian bulan depan!

No comments:

Post a Comment